Bulba Loketa

 Bulba Loketa



    Hari ini, saya mengikuti salah satu kegiatan tahunan Labschool yaitu Bulba (Bulan Bahasa) dan Loketa (Lomba Keterampilan Agama), juga memperingati Maulid Nabi 1442H. 

     Diawali dengan sambutan dari beberapa guru juga POMG saat acara Maulid, lalu dilanjutkan dengan ceramah. Setelah itu, seluruh siswa istirahat selama 20 menit untuk mempersiapkan diri untuk lomba-lombanya.

    Lomba Bulba dan Loketa sangat bervariasi. Dari Bulba, terdapat lomba Fotu, E-Poster, Pidato, Puisi, Cerpen atau cerita pendek, dan yang paling seru adalah Debat. Setelah itu di Loketa, ada Tahfidz, Da'i, MTQ, Komik, Kaligrafi, dan Adzan. Seluruh siswa masuk ke zoom sesuai lomba masing-masing. Untuk yang tidak mengikuti lomba, terdapat perintah dari guru untuk menjadi supporter sesuai yang diatur guru.

    Saya sendiri mengikuti lomba E-Poster dengan teman sekelas saya Rahma. Terdapat banyak lawan mulai dari angkatan sendiri, kelas 8, dan juga kelas 9. Tema poster diumumkan secara serentak alias 5 menit sebelum lomba itu mulai. Awalnya saya khawatir, karena takut akan kehabisan waktu. Namun, waktu yang diberikan cukup panjang, yaitu 90 menit atau satu setengah jam. Diberikan 3 tema, kita berhak untuk memilih salah satu. Saya memilih 'Pentingnya Literasi Bahasa Indonesia'.

    Memikir dengan keras, pengawas dan juri memberikan kita beberapa menit untuk mencari ide poster. Memang sulit, apalagi tema dibagikan secara mendadak. Alhasil, saya akhirnya mendapatkan ide juga. Mulai dari membuat judul, lalu ke awal topik; sebabnya literasi di Indonesia lemah, lanjut ke manfaat literasi, dan diakhiri dengan solusi untuk budaya literasi yang lebih baik di Indonesia.

    Sudah 1 jam lebih, masih ada waktu, sih. Tetapi saya memutuskan untuk selesai. Yang sudah selesai membuat poster, boleh melihat yang sedang lomba debat. Kebetulan, nih, saat saya masuk zoom debat perwakilan dari kelas saya; Arka, sedang debat. Seru banget, yang menjadi partisipan lomba debat bertengkar, hahaha. Sayang sekali, dia tidak lolos penyisihan. Sedih, sih, tapi dia sudah mencoba yang terbaik.

    Lomba debat berlangsung dengan sangat lambat, namun sangat seru. Di babak selanjutnya, ada 2 perwakilan dari kelas 7, dengan lawannya yang sudah kelas 8 dan 9. Pasti sulit, karena kakak kelas sudah berpengalaman berlomba. Yah, kelas 7 dan 8 tidak ada yang lolos ke final. Tersisa 4 kakak kelas 9. Pemenang belum diumumkan, akan diumumkan minggu depan. Penasaran? Banget, tapi kita harus sabar, eak. B)

    Hari ini hari yang refreshing, yha tidak banget ya sebab mata saya ingin copot saat membuat poster. Tapi, lumayan lah lepas dari pelajaran-pelajaran yang membuat pusing itu. Apalagi saat debat, hehehe.

    Sekian dari saya, terima kasih. :)
  

Comments